Sepulang dari
luar negeri, Adit langsung menjadi pembicara di kampungnya
“Negara Kita
sudah terlalu kuno!, kita harus modern, sekarang jamannya teknologi canggih,
artificial intelegent, lgbtq, freedom of speech, juga childfree”
Katanya di
depan puluhan orang di kampungnya
“dengan
childfree kita menjadi lebih sehat, umur panjang, tidak strees dan karenanya
kita menjadi lebih bahagia” sambungnya
Perkataan adit
langsung menjadi perbiancangan hangat warga kampung
Ada yang
menolak dengat tegas, ada yang setuju dan sangat mendukung, banyak pula bapak-bapak
yang gak ngerti adit ngomong apa.
Pertanyaan
muncul bertubi-tubi
Namun dengan
kemampuan retorikanya, adit dengan mudah menjawab semua pertanyaan
Suasana menjadi
semakin panas, yang mendukung adit semakin banyak, dan terus berlipat ganda.
Sampai akhirnya
dengan mengutip dari berbagai buku yang ia baca, semua warga sepakat dengan adit.
Sepulang acara
tersebut, adit pulang
Adit melihat
ibunya duduk diteras rumah, mereka pun segera berpelukan.
“Nak…” kata
ibu adit sembari menangis bahagia “Ibu bahagia kamu pulang”
Pada pertemuan
bersama warga besoknya, adit meminta maaf dan meralat semua perkataannya.

Komentar
Posting Komentar