Langsung ke konten utama

NOMOR 1, Cerpen karya Adryan Natha

 

“tak bisa dipungkiri di masa sekarang, uang itu nomor 1” kata Robert

Dihadapan pebisnis-pebisnis ulung ibukota yang berkumpul dalam sesi seminarnya


Begitulah hidup Robert, Dengan membicarakan Uang di depan penontong yang ber-Uang, Robert menghasilkan Uang


Akhir pekan Robert habiskan untuk berlibur sebelum hari seninnya kembali sibuk mengisi seminar

Menaiki mobil bersama istri dan anak, Robert tancap gas menuju puncak


Mereka bercanda tawa di puncak, Robert dan istri happy, anak anaknya juga happy, seketika rasa penat bekerjanya hilang.


“makasi Ayah” kata anaknya sembari memeluk Robert.


Hari yang seru,

Liburan bersama, makan bareng, dan saling peluk satu sama lain.

 

Ditenagh perjalanan pulang, apes, mobil Robert mogok


Di jalan kecil, malam hari

Istri Robert sudah mulai jengkel, anak-anaknya pun menangis ketakutan

“kamu sih gak ngecek mobil, masa kita harus diem di tempat seram gini malem malem ah” marah istrinya Robert

‘Ya mana aku tau mobinya akan mogok” kata Robert

“ah kamu alasan aja, tau gitu kita naik taxi aja mending” ucap istri Robert sambil memeluk anak anaknya yang ketakutan

 

Perasaan Robert mulai terguncang, panik, dan tak tau harus ngapain, Robert tak mengerti apapun tentang mobil, dia Cuma tau gas dan rem

 


Untungnya tak lama kemudian, ada bapak bapak tua yang datang dan segera membantu Robert.

Nampak dari penampilannya bapak tua ini memang ahli dalam otomotif, sehingga tak lama kemudian mobil Robert kembali seperti sedia kala

 

Saat Robert hendak memberikan segmpok uang kepada bapak tersebut, bapak tersebut berkata

“Gausah pak, saya bahagia bisa membantu”

 

Esok Harinya, Robert membuka seminar dengan

“Tak bisa dipungkiri, kebahagiaan adalah nomor 1”




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gak Ada yang Gak Berharga

Sesi kedua perkuliahan, Seperti kebanyakan manusia yang mesti kuliah di jam 3 sore, aku sangat mengantuk.   Sehabis makan siang masuk ke sebuah ruangan yang dingin membuat mataku semakin berat. Aku tidak tahu siapa yang akan mengajar hari ini, karena dalam sistem pendidikan di kampusku satu mata kuliah bisa diajar oleh dosen yang berbeda. “semoga dosen hari ini tidak membuat aku semakin mengantuk” harapanku dalam hati.   Sembari menunggu, masing masing mahasiswa telah menyiapkan peralatannya, ada yang menggunakan laptop, ipad, tab, dan lain sebagainya. aku biasanya menggunakan buku, buku catatan bersampul merah selalu menemaniku untuk mencatat setiap pelajaran dosen. Kadang juga buat corat coret kalau lagi gabut. wkwk Tak lama kemudian suara pintu terdengar, Mba Ubiet (begitu kami menyebutnya) masuk keruangan. Syukurnya kehadiran mba ubiet membuat suasana sore menjadi ceria, dengan gayanya yang aktif ketika menjelaskan dan mengajak mahasiswa juga turut aktif berpartisipasi dal...

Pengamatan Seni Ventriloquism Di Indonesia

  Saya Adryan natha, saya menyukai seni ventriloquism,  dan ingin menjadi seorang ventriloquist pada awalnya saya selalu latihan di depan cermin setiap hari sambil menulis materi yang saya kira lucu, materi tersebut saya latih dan kemudian saya rekam. Selanjutnya saya upload di media sosial, tetapi ternyata responnya tidak sesuai yang saya harapkan. Saya lantas melakukan riset kecil kecilan dengan menonton berbagai pertunjukan ventriloquism di youtube. Saya mendapat kesimpulan bahwa ventriloquism adalah seni panggung, selayaknya seni panggung, pertunjukan ventriloquism akan lebih pas jika disajikan di depan penonton langsung. Asumsi saya seni ventriloquism sama seperti seni stand up comedy yang dilatih dengan dicoba di depan penonton langsung dalam acara openmic. Saya mencoba perform di openmic stand up indo bali, di daerah teuku umar Denpasar. Hasilnya lumayan oke, 80% materi komedi saya diterima dengan bagus, 20% sisanya berantakan karena grogi pertama kali nyoba...

Ventriloquist Unik Indonesia

 Adryan Natha kembali mempertunjukan Seni Ventriloquist dengan Puppet Figure barunya yaitu Pocong. karakter seorang yang sudah meninggal dihidupkan dalam panggung ventriloquist Adryan Natha. Adryan dan pocong sontak membuat penonton tertawa dengan pertanyaan dan jawaban bodoh dari obrolan orang hidup dan orang mati tersebut. karakter pocong ini dibuat langsung oleh adryan natha dengan bantuan seniman seniman topeng di bali. proses pembuatannya memakan waktu sekitar 2minggu guna mendapatkan hasil yang memuaskan. nantinya karakter pocong ini akan menjadi teman Adryan Natha diatas panggung untuk menyampaikan keresahan keresahannya seputar dunia kematian. ikuti update adryan natha di sosial medianya, silahkan klik link berikut ini : https://www.instagram.com/adryan_natha/?hl=id  https://www.tiktok.com/@div.ka?is_copy_url=1&is_from_webapp=v1