“Cita citaku
menjadi rahwana” kata seorang bocah kecil bernama rama kepada bapaknya
“rahwana itu
jahat nak” jawab bapaknya
“enggak pak,
justru rahwana yang baik, aku gak mau punya nama rama, aku lebih suka rahwana”
“kata siapa
rahwana baik nak?, justru yang baik itu rama!, rahwana itu jahat dia menculik
dewi sita dan memperkosanya”
“iya rahwana
menculik dewi sita tapi sama sekali tidak memperkosa, rahwana mengembalikan
dewi sita ke alengka, dewi sita itu anaknya rahwana pak”
“ah konyol, cerita
aslinya rahwana itu raksasa jahat nak, rupanya juga jelek”
“rahwana itu
terlahir di bangsa asura pak, bangsa asura memang terlahir dengan badan besar,
berkulit hitam, dan rambut bergelombang. Kenapa bapak jadi menilai seseorang
dari rupanya?”
“Mulai sekarang kamu berhenti pakai internet, HP dan laptopmu bapak sita, gara gara internet kamu menjadi terpengaruh ilmu ilmu buruk dan hal hal bodoh”
“aku bukan
menjadi bodoh pak, justru bapak yang keras kepala mengagung-agungkan ilmu bapak
dan menyalahkan orang lain tanpa mencari kebenarannya”
Mendengar itu,
bapak menjadi murka
“AH KAMU
ANAK KECIL UDAK SOK NGAJARIN ORANG TUA, INI DAH JADINYA KAMU KESERINGAN
BROWSING YANG GAJELAS JADINYA BERANI NGELAWAN ORANG TUA GINI!”
Bapak rama,
mengambil semua gadget dan mematikan wifi di rumahnya lalu segera bergegas
pergi.
“ambil saja
semua pak, pengetahuanku bukan dari internet, tapi dari buku” ujar rama.

Komentar
Posting Komentar