Langsung ke konten utama

Pengamatan Seni Ventriloquism Di Indonesia

 

Saya Adryan natha, saya menyukai seni ventriloquism, 

dan ingin menjadi seorang ventriloquist


pada awalnya saya selalu latihan di depan cermin setiap hari sambil menulis materi yang saya kira lucu,

materi tersebut saya latih dan kemudian saya rekam.

Selanjutnya saya upload di media sosial, tetapi ternyata responnya tidak sesuai yang saya harapkan.

Saya lantas melakukan riset kecil kecilan dengan menonton berbagai pertunjukan ventriloquism di youtube.


Saya mendapat kesimpulan bahwa ventriloquism adalah seni panggung,

selayaknya seni panggung, pertunjukan ventriloquism akan lebih pas jika disajikan di depan penonton langsung.


Asumsi saya seni ventriloquism sama seperti seni stand up comedy yang dilatih dengan dicoba di depan penonton langsung dalam acara openmic.


Saya mencoba perform di openmic stand up indo bali, di daerah teuku umar Denpasar.

Hasilnya lumayan oke, 80% materi komedi saya diterima dengan bagus, 20% sisanya berantakan karena grogi pertama kali nyoba

Saya lalu berangkat ke Jakarta untuk mencoba open mic di tempat tempat yang berbeda. Openmic di komunitas standup Jakarta timur, di markas comika, di ketawa komedi club, dll

Hasilnya ada yang oke tapi banyak pula yang gagal, anyep, dan ga dapet tawa sedikitpun.

(Videonya ada di Instagram saya @Adryan_Natha)


Semua pertunjukannya saya rekam dan saya tonton ulang.


Dari percobaan saya tersebut, kesimpulan saya adalah seni ventriloquism adalah seni yang sulit.

wkwkwk


memerlukan latihan yang jauh lebih banyak untuk sebuah pertunjukan yang baik.


Hal ini dibenarkan oleh jeff dunham saat diundang di acara podcast Howie mandel does stuff.

Jeff dunham mengatakan ada banyak aspek yang musti dikuasai oleh seniman ventriloquist, tidak hanya mengatakan lelucon tetapi juga act dan react, selain itu juga tentang acting


Saya kuliah di institut kesenian Jakarta, program studi seni teater,

jadi sebenarnya pada masa kuliah saya setiap hari bersinggungan dengan acting, act dan react atau aksi reaksi, juga emosi, ekspresi, dan karakterisasi.


berkaitan dengan seni Ventriloquism

asumsi saya berikutnya adalah "Ventriloquism adalah Seni Teater"


ventriloquism menurut saya tidak bisa hanya menulis materi kemudian langsung mencoba di panggung (bisa aja sih sebenernya, tapi...)


sebaiknya dilatih sendiri dulu dengan direkam kemudian ditonton ulang.


karena,


seorang ventriloquist selain malatih hafalan materi, juga melatih aksi reaksi, melatih karakter dirinya dan karakter bonekanya.


dan sama seperti latihan teater, atau lebih spesific latihan akting

"TIDAK BOLEH LATIHAN DI DEPAN CERMIN"


pelajaran paling dasar seorang aktor adalah jangan berlatih di depan cermin, ini termuat dalam buku An Actor Prepares yang ditulis Stanisvalsky


alasannya adalah ketika latihan di depan cermin fokus kita ada pada luarannya saja, perasaan aktor tidak timbul dari dalam hatinya

karenanya akting menjadi terlihat berpura-pura.

(tapi ini hanya asumsi saya, bisa jadi salah, bisa jadi di tulisan selanjutnya saya membantah ini semua, bisa jadi ini cuma tulisan ngawur saja sebelum saya tidur, mohon koreksinya, hihihi)


MATERI YANG LUCU

Dalam sebuah video yang diunggah oleh vent haven museum,

ada sebuah kutipan menarik dari dale brown,

Beliau mengatakan :

“Being a ventriloquist is about being funny, if you’re not funny, you’re just a person with a doll”


Disisi lain dalam podcast Howie mandel does stuff, jeff dunham juga mengatakan lucu itu nomor satu,

teknik atau effect nomor dua.

Jadi penting bagi seorang ventriloquist untuk membuat materi yang lucu dan menghibur.


ini berarti 

Point pertama skill yang wajib dipelajari dan dipahami oleh seniman ventriloquist adalah jokes writing. 

 

AKTING : AKSI REAKSI (ACT & REACT)

Seorang seniman ventriloquist harus paham saat dia melakukan aksi artinya bonekanya harus melakukan reaksi, begitu juga sebaliknya saat bonekanya yang melakukan aksi dia harus berekasi.

kemampuan sang seniman, melakuakn aksi reaksi sangat mendukung jokes menjadi diterima dengan baik.

Ini adalah hal yang sulit karena layaknya dalang sang seniman harus mendialogkan boneka

sementara ekspresi dia harus berbeda dari dialog

Sewaktu saya kuliah saya pernah dapat latihan untuk dialog bertolak belakang dengan ekspresi

Misalkan dialognya sedih tapi ekspresi bahagia, atau dialognya marah tapi ekspresi sedih.

Menurut saya latihan ini cocok digunakan untuk melatih aksi reaksi seniman ventriloquist dan boneka


Kemampuan acting sang seniman ventriloquist juga penting,

Dalam teori keaktoran ada istilah bahwa acting adalah kejujuran. Semakin dibuat buat hasilnya akan semakin buruk.

Inilah mengapa untuk menciptakan adegan yang baik diperlukan berkali kali latihan agar terasa natural.

 

KARAKTER

Dalam buku “How to write dazzling dialogue” yang ditulis james scott bell, beliau mengatakan :

“Great dialogue begins before you write a line, it start by creating a cast of character who differ from each other so there is always the possibility of conflict or tension”


Jadi untuk menciptakan pertunjukan yang baik sangat penting untuk membuat karakter yang unik dan spesifik.

Raditya dika mengajarkan untuk membentuk karakter dia menggunakan “tiga Mantra”

Tiga mantra ini adalah tiga hal spesifik dalam diri si karakter. Misalkan :

-        Sombong

-        Miskin

-        Religious

Nah dari tiga hal spesifik itu, seseorang yang sombong, miskin, tapi dia religius,

akan membuat karakter menjadi punya sudut pandang yang unik dan berbeda dari orang lain

Dalam seni ventriloquism, sebaiknya coba cari tiga mantra sang seniman ventriloquist, dan juga tiga mantra untuk si boneka.

 

TEKNIK

Saya ingin lebih spesifik membahas buka tutup mulut boneka.

Sangat disayangkan ada banyak ventriloquist yang punya materi bagus, tapi buka tutup mulut boneka tidak sesuai dengan dilalog si boneka,


hal ini sangat membuat ilusi boneka hidup menjadi kacau.


kalau di amati, mulut kita hanya terbuka lebar ke depan ketika mengatakan vokal A, sementara huruf vokal I U E O tidak.

dari pengamatan saya banyak boneka yang mengatakan kata yang berakhiran huruf i tapi mulut si boneka terbuka lebar ke depan

Padahal kalau saja kita coba mengatakan kata yang berakhiran huruf vocal i, mulut kita tidak terbuka lebar ke depan

Mulut boneka terbuka lebar kedepan hanya jika boneka mengatakan huruf vocal A


Lalu bagaimana buka tutup boneka saat mengatan huruf vocal selain A?

Menggunakan anggukan adalah cara yang tepat.

Misalkan boneka mengucapkan kata basi,

ketika menyebut “BA” mulut boneka terbuka lebar ke depan, ketika mengucap “SI” mulut boneka terbuka sedikit sambil sedikit mengangguk ke bawah.

Sekali lagi ini adalah pengamata saya sendiri, bisa jadi benar bisa jadi salah hehehe, tapi boleh dicoba, menurut saya ini membuat ilusi boneka semakin bagus.


(wkwkwk mungkin pengamatan saya salah, udah segitu aja dulu saya nulisnya,

saya takut)

 

besar harapan saya agar seni ini dapat berkembang dengan baik di Indonesia


Saya ingin agar nanti datang ke rumah pacar,

terus ditanya sama calon mertua

“Kamu Kerjanya apa?”


Dengan bangga saya jawab

“SAYA SEORANG VENTRILOQUIST OM”


Calon mertua Terkesima

dan tanpa pikir panjang langsung nelpon penghulu.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gak Ada yang Gak Berharga

Sesi kedua perkuliahan, Seperti kebanyakan manusia yang mesti kuliah di jam 3 sore, aku sangat mengantuk.   Sehabis makan siang masuk ke sebuah ruangan yang dingin membuat mataku semakin berat. Aku tidak tahu siapa yang akan mengajar hari ini, karena dalam sistem pendidikan di kampusku satu mata kuliah bisa diajar oleh dosen yang berbeda. “semoga dosen hari ini tidak membuat aku semakin mengantuk” harapanku dalam hati.   Sembari menunggu, masing masing mahasiswa telah menyiapkan peralatannya, ada yang menggunakan laptop, ipad, tab, dan lain sebagainya. aku biasanya menggunakan buku, buku catatan bersampul merah selalu menemaniku untuk mencatat setiap pelajaran dosen. Kadang juga buat corat coret kalau lagi gabut. wkwk Tak lama kemudian suara pintu terdengar, Mba Ubiet (begitu kami menyebutnya) masuk keruangan. Syukurnya kehadiran mba ubiet membuat suasana sore menjadi ceria, dengan gayanya yang aktif ketika menjelaskan dan mengajak mahasiswa juga turut aktif berpartisipasi dal...

Ventriloquist Unik Indonesia

 Adryan Natha kembali mempertunjukan Seni Ventriloquist dengan Puppet Figure barunya yaitu Pocong. karakter seorang yang sudah meninggal dihidupkan dalam panggung ventriloquist Adryan Natha. Adryan dan pocong sontak membuat penonton tertawa dengan pertanyaan dan jawaban bodoh dari obrolan orang hidup dan orang mati tersebut. karakter pocong ini dibuat langsung oleh adryan natha dengan bantuan seniman seniman topeng di bali. proses pembuatannya memakan waktu sekitar 2minggu guna mendapatkan hasil yang memuaskan. nantinya karakter pocong ini akan menjadi teman Adryan Natha diatas panggung untuk menyampaikan keresahan keresahannya seputar dunia kematian. ikuti update adryan natha di sosial medianya, silahkan klik link berikut ini : https://www.instagram.com/adryan_natha/?hl=id  https://www.tiktok.com/@div.ka?is_copy_url=1&is_from_webapp=v1