Langsung ke konten utama

Kasih, cerpen karya Adryan Natha

 

Bangun pagi, langsung mandi

Kemudian andi duduk di meja makan menikmati sarapan buah segar yang ia ambil dari kulkas

 

Setelahnya andi langsung membuka laptop dan zoom meeting.

Andi beradu argument dan saling beradu sudut pandang demi lakunya penjualan di tempatnya bekerja.

 

Kurang lebih dua jam berlalu, zoom meeting selesai.

Andi istirahat makan siang, setelah itu lanjut untuk membuat makalah dan konten untuk perusahaannya

 

Begitulah andi menjalani work from home

Hanya dengan dirumah saja, ia bisa menghasilkan gaji yang jauh diatas UMR

 

Sore harinya Andi, membaca buku, mendengarkan music dari headphonenya

Sambil menunggu makan malamnya datang diantar ojek online.

 

30menit berlalu, Ia turun, untuk mengambil pesanannya

Andi melihat bapak ojek online basah kuyup.

“Mohon maaf pak, tadi diperjalanan agak sedikit kehujanan, tapi makanannya aman pak, soalnya ada di safety box di belakang motor” kata ojek online

“oh iya pak, terimakasih banyak ya pak” kata andi

“ini makanannya pak, selamat menikmati” kata onjek online lalu segera pergi

 

Andi diam ditempat, ia merenung

Ia sadar ternyata hidupnya sudah lebih dari cukup.

Diluar sana masih banyak orang yang kerja banting tulang melewati panas dan hujan, kerja dari pagi samapi pagi, demi mendapatkan penghasilan, katanya dalam hati

Ia segera membuka aplikasi untuk memberikan tip kepada bapak ojek online tersebut, sambil mengatakan “terimakasih ya Tuhan”




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gak Ada yang Gak Berharga

Sesi kedua perkuliahan, Seperti kebanyakan manusia yang mesti kuliah di jam 3 sore, aku sangat mengantuk.   Sehabis makan siang masuk ke sebuah ruangan yang dingin membuat mataku semakin berat. Aku tidak tahu siapa yang akan mengajar hari ini, karena dalam sistem pendidikan di kampusku satu mata kuliah bisa diajar oleh dosen yang berbeda. “semoga dosen hari ini tidak membuat aku semakin mengantuk” harapanku dalam hati.   Sembari menunggu, masing masing mahasiswa telah menyiapkan peralatannya, ada yang menggunakan laptop, ipad, tab, dan lain sebagainya. aku biasanya menggunakan buku, buku catatan bersampul merah selalu menemaniku untuk mencatat setiap pelajaran dosen. Kadang juga buat corat coret kalau lagi gabut. wkwk Tak lama kemudian suara pintu terdengar, Mba Ubiet (begitu kami menyebutnya) masuk keruangan. Syukurnya kehadiran mba ubiet membuat suasana sore menjadi ceria, dengan gayanya yang aktif ketika menjelaskan dan mengajak mahasiswa juga turut aktif berpartisipasi dal...

Pengamatan Seni Ventriloquism Di Indonesia

  Saya Adryan natha, saya menyukai seni ventriloquism,  dan ingin menjadi seorang ventriloquist pada awalnya saya selalu latihan di depan cermin setiap hari sambil menulis materi yang saya kira lucu, materi tersebut saya latih dan kemudian saya rekam. Selanjutnya saya upload di media sosial, tetapi ternyata responnya tidak sesuai yang saya harapkan. Saya lantas melakukan riset kecil kecilan dengan menonton berbagai pertunjukan ventriloquism di youtube. Saya mendapat kesimpulan bahwa ventriloquism adalah seni panggung, selayaknya seni panggung, pertunjukan ventriloquism akan lebih pas jika disajikan di depan penonton langsung. Asumsi saya seni ventriloquism sama seperti seni stand up comedy yang dilatih dengan dicoba di depan penonton langsung dalam acara openmic. Saya mencoba perform di openmic stand up indo bali, di daerah teuku umar Denpasar. Hasilnya lumayan oke, 80% materi komedi saya diterima dengan bagus, 20% sisanya berantakan karena grogi pertama kali nyoba...

Ventriloquist Unik Indonesia

 Adryan Natha kembali mempertunjukan Seni Ventriloquist dengan Puppet Figure barunya yaitu Pocong. karakter seorang yang sudah meninggal dihidupkan dalam panggung ventriloquist Adryan Natha. Adryan dan pocong sontak membuat penonton tertawa dengan pertanyaan dan jawaban bodoh dari obrolan orang hidup dan orang mati tersebut. karakter pocong ini dibuat langsung oleh adryan natha dengan bantuan seniman seniman topeng di bali. proses pembuatannya memakan waktu sekitar 2minggu guna mendapatkan hasil yang memuaskan. nantinya karakter pocong ini akan menjadi teman Adryan Natha diatas panggung untuk menyampaikan keresahan keresahannya seputar dunia kematian. ikuti update adryan natha di sosial medianya, silahkan klik link berikut ini : https://www.instagram.com/adryan_natha/?hl=id  https://www.tiktok.com/@div.ka?is_copy_url=1&is_from_webapp=v1