Follback ya!
Atau
Follow back
ya!
Wkwkkw ini
adalah perintah paling tidak penting di dunia sosial media
Kenapa?
Karena,
orang memfollow sebuah akun itu karena konten akun tersebut menarik baginya,
sehingga ia memutuskan untuk mengikuti
Entah karena
edukatif, inspiratif, ataupun menghibur
Jadi kalau
memfollow seseorang karena dipaksa untuk follback, ya ngapain?
Mengikuti
sebuah akun yang kita ga suka
Yang isinya
gak jelas
Bahkan ada
akun yang tidak post apapun, tapi followernya ribuan
Wkwkwk sudah
dipastikan ini orang yang memaksa temen temennya untuk follback, dengan ancaman
kalau enggak follback digosipin tukang selingkuh.
Tapi ada
juga follow seseorang karena pertemanan, buukan karena konten.
Sebenarnya
ini tak harus terjadi sih
Cuma segan
aja, kalau tidak follow, digosipin orang sombong yang sok ngartis di sosmed.
Tapi ya
ngapain follow akun yang tidak berfaedah untuk kita ya,
Harusnya
mindset dirubah sih,
Kata orang
bijak jaman dahulu, “kamu adalah lima temanmu”
Jadi kalau
lima temanmu adalah orang jenius, maka kamupun pasti jenius, kalau temanmu
pemabok, maka kamupun pasti pemabuk.
Nah dijaman
sekarang mungkin akan lebih pas jika “kamu adalah 50followingmu”
Kalau kamu
follow akun akun gajelas, ya kamu juga orang gajelas
Karena sudah
pasti jika kamu orang yang jenius, kamu akan follow orang orang jenius, kalau
kamu suka matematika pasti kamu akan follow akun akun yang berhubungan dengan
matematika, kalau kamu suka hewan pasti kamu akan follow akun terkait hewan.
Jika kamu
nyaman dengan akun gajelas, yang ngepost foto selfi sehari 3x dengan filter dan
editan super, atau orang yang pamer kekayaan dan flexing tiap hari naik moge,
atau bahkan akun yang tidak ngepost apa apa tapi aktif nyinyir di kolom
komentar orang lain
Ya sudahlah.
Yuk ikutin
apa yang terbaik bagi diri kita.
Trus apa yg
terbaik? Ya hanya kamu yang tau.

Komentar
Posting Komentar