“Tuhan tau
apa yang kita inginkan, tapi beliau memberikan apa yang kita butuhkan”
Saya terbangun
pagi ini, dan langsung dihadapkan dengan kata kata tersebut di explore Instagram
Kemudian kembali
teringat sebuah kata kata yang saya baca di facebook pada saat saya masih smp
dulu
Cerita tentang
seseorang yang sangat taat beribadah dan berdoa setiap hari, hari harinya ia
habiskan untuk membersihkan tempat ibadah, dan senantiasa membantu jika ada
upacara keagamaan.
Suatu ketika
ia ingin minta sesuatu, Dalam doanya dia meminta Bungan mawar merah yang indah
Setiap hari
dia berdoa
Tapi apa
daya yang dia dapatkan adalah semak berduri
Dia pun
marah marah, dia berhenti berdoa, dan tak lagi datang ke tempat ibadah, dia marah
kepada tuhan
Setiap harinya
dia isi dengan kebencian dan kemarahan
Tak lama
kemudian dari duri duri yang tajam itu, muncul sepucuk bunga mawar merah yang
sangat indah.
Ia memandang
bunga mawar tersebut, mengambilnya, sambil mata berlinang air mata,
Ia datang ke
tempat ibadah membawa bunga mawar merah yang indah tersebut yang sudah ditaruh
di vas bunga
Ia letakan
di depan tempat ibadah agar semua yang datang bisa menikmati keindahan dan
keharuman bunga tersebut
Ia kembali
berdoa
Berterimakasih,
dan meminta maaf.
Di era yang
serba cepat ini, kita sering kali lupa pada proses, selalu ingin sesuatu dan
berharap dapat sekarang juga.
Tentunya tuhan
tau bahwa orang dalam cerita diatas ingin Bungan mawar yang indah, tapi tuhan
sengaja memberinya duri, karena itu yang ia
butuhkan untuk melatih kesabarannya.
Untuk mendapatkan
mawar yang indah, harus melewati duri yang tajam dulu
Untuk sukses
harus melewati proses dulu.

Komentar
Posting Komentar