Langsung ke konten utama

Minta, cerpen karya Adryan Natha

 

“Tuhan tau apa yang kita inginkan, tapi beliau memberikan apa yang kita butuhkan”

 

Saya terbangun pagi ini, dan langsung dihadapkan dengan kata kata tersebut di explore Instagram

 

Kemudian kembali teringat sebuah kata kata yang saya baca di facebook pada saat saya masih smp dulu

 

Cerita tentang seseorang yang sangat taat beribadah dan berdoa setiap hari, hari harinya ia habiskan untuk membersihkan tempat ibadah, dan senantiasa membantu jika ada upacara keagamaan.

Suatu ketika ia ingin minta sesuatu, Dalam doanya dia meminta Bungan mawar merah yang indah

 

Setiap hari dia berdoa

 

Tapi apa daya yang dia dapatkan adalah semak berduri

 

Dia pun marah marah, dia berhenti berdoa, dan tak lagi datang ke tempat ibadah, dia marah kepada tuhan

Setiap harinya dia isi dengan kebencian dan kemarahan

 

Tak lama kemudian dari duri duri yang tajam itu, muncul sepucuk bunga mawar merah yang sangat indah.

 

Ia memandang bunga mawar tersebut, mengambilnya, sambil mata berlinang air mata,

 

Ia datang ke tempat ibadah membawa bunga mawar merah yang indah tersebut yang sudah ditaruh di vas bunga

 

Ia letakan di depan tempat ibadah agar semua yang datang bisa menikmati keindahan dan keharuman bunga tersebut

 

Ia kembali berdoa

 

Berterimakasih, dan meminta maaf.

 

Di era yang serba cepat ini, kita sering kali lupa pada proses, selalu ingin sesuatu dan berharap dapat sekarang juga.

Tentunya tuhan tau bahwa orang dalam cerita diatas ingin Bungan mawar yang indah, tapi tuhan sengaja memberinya duri, karena itu yang ia  butuhkan untuk melatih kesabarannya.

 

Untuk mendapatkan mawar yang indah, harus melewati duri yang tajam dulu

Untuk sukses harus melewati proses dulu.




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gak Ada yang Gak Berharga

Sesi kedua perkuliahan, Seperti kebanyakan manusia yang mesti kuliah di jam 3 sore, aku sangat mengantuk.   Sehabis makan siang masuk ke sebuah ruangan yang dingin membuat mataku semakin berat. Aku tidak tahu siapa yang akan mengajar hari ini, karena dalam sistem pendidikan di kampusku satu mata kuliah bisa diajar oleh dosen yang berbeda. “semoga dosen hari ini tidak membuat aku semakin mengantuk” harapanku dalam hati.   Sembari menunggu, masing masing mahasiswa telah menyiapkan peralatannya, ada yang menggunakan laptop, ipad, tab, dan lain sebagainya. aku biasanya menggunakan buku, buku catatan bersampul merah selalu menemaniku untuk mencatat setiap pelajaran dosen. Kadang juga buat corat coret kalau lagi gabut. wkwk Tak lama kemudian suara pintu terdengar, Mba Ubiet (begitu kami menyebutnya) masuk keruangan. Syukurnya kehadiran mba ubiet membuat suasana sore menjadi ceria, dengan gayanya yang aktif ketika menjelaskan dan mengajak mahasiswa juga turut aktif berpartisipasi dal...

Pengamatan Seni Ventriloquism Di Indonesia

  Saya Adryan natha, saya menyukai seni ventriloquism,  dan ingin menjadi seorang ventriloquist pada awalnya saya selalu latihan di depan cermin setiap hari sambil menulis materi yang saya kira lucu, materi tersebut saya latih dan kemudian saya rekam. Selanjutnya saya upload di media sosial, tetapi ternyata responnya tidak sesuai yang saya harapkan. Saya lantas melakukan riset kecil kecilan dengan menonton berbagai pertunjukan ventriloquism di youtube. Saya mendapat kesimpulan bahwa ventriloquism adalah seni panggung, selayaknya seni panggung, pertunjukan ventriloquism akan lebih pas jika disajikan di depan penonton langsung. Asumsi saya seni ventriloquism sama seperti seni stand up comedy yang dilatih dengan dicoba di depan penonton langsung dalam acara openmic. Saya mencoba perform di openmic stand up indo bali, di daerah teuku umar Denpasar. Hasilnya lumayan oke, 80% materi komedi saya diterima dengan bagus, 20% sisanya berantakan karena grogi pertama kali nyoba...

Ventriloquist Unik Indonesia

 Adryan Natha kembali mempertunjukan Seni Ventriloquist dengan Puppet Figure barunya yaitu Pocong. karakter seorang yang sudah meninggal dihidupkan dalam panggung ventriloquist Adryan Natha. Adryan dan pocong sontak membuat penonton tertawa dengan pertanyaan dan jawaban bodoh dari obrolan orang hidup dan orang mati tersebut. karakter pocong ini dibuat langsung oleh adryan natha dengan bantuan seniman seniman topeng di bali. proses pembuatannya memakan waktu sekitar 2minggu guna mendapatkan hasil yang memuaskan. nantinya karakter pocong ini akan menjadi teman Adryan Natha diatas panggung untuk menyampaikan keresahan keresahannya seputar dunia kematian. ikuti update adryan natha di sosial medianya, silahkan klik link berikut ini : https://www.instagram.com/adryan_natha/?hl=id  https://www.tiktok.com/@div.ka?is_copy_url=1&is_from_webapp=v1