Langsung ke konten utama

Bisa, Cerpen karya Adryan Natha

 

Kalau menang dia bilang “usaha tidak akan menghianati hasil”

Kalau kalah dia bilang “kekalahan adalah kemenangan yang tertunda”

 

Nyatanya gak ada orang yang mau kalah

Semua pengen menang

 

Padahal setelah menang atau kalah, selalu akan muncul pertanyaan

“Apa selanjutnya?”

 

Jika menang namun selanjutnya party party dan berhenti ya itu berarti gagal

Jika kalah namun selanjutnya introspeksi dan memperbaiki lagi belajr lagi menjadi lebih baik ya itu artinya berhasil

Jika menang selanjutnya menjadi pemicu untuk lebih bersemangat lagi ya itu artinya menuju kesuksesan

Jika kalah selanjutnya berhenti dan mengeluh menyalahkan dunia dan semesta dan merasa paling goblok lalu membenci semua ya itu artinya gagal total.

 

Kata anak anak jaman sekarang “ini hanya masalah mindset”

 

Kalau kita melihat hidup ini adalah proses

Pasti akan bisa memahami bahwa menang kalah bukanlah sesuatu yang perlu terlalu dibanggakan atau disedihkan

Karena fluktuasi, naik turun dalam berproses itu biasa

 

Kuncinya ya lakuin lagi lakuin lagi

 

Bisa karena terbiasa

 

Itu aja

 

Terlihat simple dan sederhana

 

Tapi itu sulit banget

Saya sendiri sadar bangkit dari kegagalan itu sulit banget

 

Missal mencoba open mic stand up comedy dan gak lucu

Samoe rumah pasti tidak bisa tidur memikirkan kenapa saya goblok, kenapa saya tolol, kenapa saya tengal (garing dalam Bahasa bali)

 

Patah hati pasti terasa, tapi kalau bisa bengkit dan mencoba lagi setelah gagal itu berarti sudah berhasil

 

berhasil melawan diri sendiri

berhasil mengatasi kelemahan diri

berhasil melawan trauma dan rasa takut

 

Semakin sering kita berhasil melakukan itu, maka grafiknya berarti naik, kita sedang menuju kesuksesan

 

Setelah membaca ini, coba tarik nafas sejenak,

Pikirkan apa yang kamu sukai dan ingin kamu lakukan di hidupmu

 

Mari coba bayangkan kamu diumur 70tahun

Cucumu yang lucu datang, dan ingin mendengar kisah hidupmu

 

Kamu ingin bercerita apa?

Sekaranglah waktunya kamu merangkai cerita tersebut




 

Terimaksih.

Tulisan ini dibuat di kamar kos daerah setiabudi Jakarta selatan.

Usai open mic stand up indo jakpus di teras cempaka

Adryan pulang pagi, dan kesulitan untuk tidur.



Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gak Ada yang Gak Berharga

Sesi kedua perkuliahan, Seperti kebanyakan manusia yang mesti kuliah di jam 3 sore, aku sangat mengantuk.   Sehabis makan siang masuk ke sebuah ruangan yang dingin membuat mataku semakin berat. Aku tidak tahu siapa yang akan mengajar hari ini, karena dalam sistem pendidikan di kampusku satu mata kuliah bisa diajar oleh dosen yang berbeda. “semoga dosen hari ini tidak membuat aku semakin mengantuk” harapanku dalam hati.   Sembari menunggu, masing masing mahasiswa telah menyiapkan peralatannya, ada yang menggunakan laptop, ipad, tab, dan lain sebagainya. aku biasanya menggunakan buku, buku catatan bersampul merah selalu menemaniku untuk mencatat setiap pelajaran dosen. Kadang juga buat corat coret kalau lagi gabut. wkwk Tak lama kemudian suara pintu terdengar, Mba Ubiet (begitu kami menyebutnya) masuk keruangan. Syukurnya kehadiran mba ubiet membuat suasana sore menjadi ceria, dengan gayanya yang aktif ketika menjelaskan dan mengajak mahasiswa juga turut aktif berpartisipasi dal...

Pengamatan Seni Ventriloquism Di Indonesia

  Saya Adryan natha, saya menyukai seni ventriloquism,  dan ingin menjadi seorang ventriloquist pada awalnya saya selalu latihan di depan cermin setiap hari sambil menulis materi yang saya kira lucu, materi tersebut saya latih dan kemudian saya rekam. Selanjutnya saya upload di media sosial, tetapi ternyata responnya tidak sesuai yang saya harapkan. Saya lantas melakukan riset kecil kecilan dengan menonton berbagai pertunjukan ventriloquism di youtube. Saya mendapat kesimpulan bahwa ventriloquism adalah seni panggung, selayaknya seni panggung, pertunjukan ventriloquism akan lebih pas jika disajikan di depan penonton langsung. Asumsi saya seni ventriloquism sama seperti seni stand up comedy yang dilatih dengan dicoba di depan penonton langsung dalam acara openmic. Saya mencoba perform di openmic stand up indo bali, di daerah teuku umar Denpasar. Hasilnya lumayan oke, 80% materi komedi saya diterima dengan bagus, 20% sisanya berantakan karena grogi pertama kali nyoba...

Ventriloquist Unik Indonesia

 Adryan Natha kembali mempertunjukan Seni Ventriloquist dengan Puppet Figure barunya yaitu Pocong. karakter seorang yang sudah meninggal dihidupkan dalam panggung ventriloquist Adryan Natha. Adryan dan pocong sontak membuat penonton tertawa dengan pertanyaan dan jawaban bodoh dari obrolan orang hidup dan orang mati tersebut. karakter pocong ini dibuat langsung oleh adryan natha dengan bantuan seniman seniman topeng di bali. proses pembuatannya memakan waktu sekitar 2minggu guna mendapatkan hasil yang memuaskan. nantinya karakter pocong ini akan menjadi teman Adryan Natha diatas panggung untuk menyampaikan keresahan keresahannya seputar dunia kematian. ikuti update adryan natha di sosial medianya, silahkan klik link berikut ini : https://www.instagram.com/adryan_natha/?hl=id  https://www.tiktok.com/@div.ka?is_copy_url=1&is_from_webapp=v1