Langsung ke konten utama

Proses, sebuah cerpen karya Adryan Natha

 

Gagal itu penting dalam sebuah proses

 

Ya setidaknya itu yang aku amati

 

Untuk bisa berhasil dan sukses selalu harus ada gagal dulu, sangat jarang orang yang bisa memulai sesuatu dan langsung sukses, kalaupun ada pasti suksesnya tidak bertahan lama, alias ketika dia mengalami kegagalan sekali dia akan langsung stress berat

 

Karena dalam gagal tersebut kita diuji,

Uji mental terutama. Orang yang berhasil pasti sudah melewati semua itu sehingga dia bisa mengamini kalau karya nya dihina direndahkan atau bahkan dicacimaki

 

Semakin keras kamu gagal, ya semakin sukses kamu nantinya

 Tapi kan tidak ada yang bisa menjamin bahkan kita akan sukses?

Bisa jadi gagal gagal terus dan akhirnya meniggal dalam kondisi gagal

 

Ada kemungkinan kan seperti itu?

 

Ya benar, ADA KEMUNGKINAN

 

Tapi meninggal kan bukan kehendak kita, kita tidak bisa mengatur sesuatu yang ada diluar kendali kita,

 

Yang bisa kita atur atau kendalikan ya proses kita

Intinya selalu berproses apapun bidang yang kamu tekuni

 

Gagal ya coba lagi gagal ya coba lagi

 

Masa sih dari 100x percobaan gak ada yang berhasil?

Masa sih dari 100x percobaan gak ada yang bagus?

 

Tulisan ini mengingatkan saya pada kisah seorang seniman teater bernama jhonatan Larson, beliau 8 tahun mempersiapkan sebuah karya teater

Tiap hari bikin music, tiap hari bikin scenario, tiap hari brainstorm

 

Cita citanya karyanya ini bisa dipentaskan di broadway

 

Saat persentasi kepada produser, semuanya suka

 

Tapi tidak ada yang mau mementaskan, dengan berbagai alasan

 

Jhonatan Larson sedih dan kecewa, dia mempersiapkan 8tahun untuk karya ini tapi gagal.

 

“Trus apa yang harus aku lakukan” Tanya jhonatan Larson sambil berkaca kaca

 

 

Ada seseorang produser yang menasehatinya

 

You start writing the next one.

And after you finish that one,…. you start on the next.

And on and on,

and that’s what it is to be a writer, honey.

 

You just keep throwing them against the wall

and hoping against hope that eventually…. something sticks.

 

Silahkan di translate sendiri hehehe.

 

Serupa dengan ini, Deddy Corbuzier juga punya sebuah teori menarik.

Beliau sebut teori keranjang sampah

 

Jadi, jika kamu punya keranjang berisi sampah, kamu lemparkan ke tembok

Pasti ada saja satu atau dua yang menempel ke tembok.

 

Nah dari banyaknya percobaan yag kita lakukan pasti ada saja yang menjadi kesempatan emas bahkan membuat kita sukses.

 

Jadi janganlah berhenti berproses, berusaha, bereksperiment.

 

Thankyou.




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gak Ada yang Gak Berharga

Sesi kedua perkuliahan, Seperti kebanyakan manusia yang mesti kuliah di jam 3 sore, aku sangat mengantuk.   Sehabis makan siang masuk ke sebuah ruangan yang dingin membuat mataku semakin berat. Aku tidak tahu siapa yang akan mengajar hari ini, karena dalam sistem pendidikan di kampusku satu mata kuliah bisa diajar oleh dosen yang berbeda. “semoga dosen hari ini tidak membuat aku semakin mengantuk” harapanku dalam hati.   Sembari menunggu, masing masing mahasiswa telah menyiapkan peralatannya, ada yang menggunakan laptop, ipad, tab, dan lain sebagainya. aku biasanya menggunakan buku, buku catatan bersampul merah selalu menemaniku untuk mencatat setiap pelajaran dosen. Kadang juga buat corat coret kalau lagi gabut. wkwk Tak lama kemudian suara pintu terdengar, Mba Ubiet (begitu kami menyebutnya) masuk keruangan. Syukurnya kehadiran mba ubiet membuat suasana sore menjadi ceria, dengan gayanya yang aktif ketika menjelaskan dan mengajak mahasiswa juga turut aktif berpartisipasi dal...

Follow, Cerpen karya Adryan Natha

  Follback ya! Atau Follow back ya!   Wkwkkw ini adalah perintah paling tidak penting di dunia sosial media   Kenapa?   Karena, orang memfollow sebuah akun itu karena konten akun tersebut menarik baginya, sehingga ia memutuskan untuk mengikuti   Entah karena edukatif, inspiratif, ataupun menghibur   Jadi kalau memfollow seseorang karena dipaksa untuk follback, ya ngapain?   Mengikuti sebuah akun yang kita ga suka Yang isinya gak jelas   Bahkan ada akun yang tidak post apapun, tapi followernya ribuan   Wkwkwk sudah dipastikan ini orang yang memaksa temen temennya untuk follback, dengan ancaman kalau enggak follback digosipin tukang selingkuh.   Tapi ada juga follow seseorang karena pertemanan, buukan karena konten. Sebenarnya ini tak harus terjadi sih Cuma segan aja, kalau tidak follow, digosipin orang sombong yang sok ngartis di sosmed.   Tapi ya ngapain follow akun yang tidak berfae...

Tragis, cerpen karya Adryan Natha

  Ini adalah sebuah kisah yang sangat tragis, terkait meninggalnya seorang bocah   Jadi, Pada suatu hari seorang bocah minta jalan jalan   Nah, bapaknya kemudian mengajaknya ke belakang rumah, Disana bocah tersebut melihat sumur   “nak awas hati hati” kata bapak mengingatkan agar bocah tersebut waspada   “iya pak” kata bocah itu   Bocah tersebut mengelurkan permen dari kantungnya, dia hendak memakan permen itu   Tapi permennya jatuh ke sumur   “pak permenku jatuh” kata anak itu   “oh ambil aja nak, belum lima menit”   Bocah tersebut nyemplung ke sumur.   TAMAT.