Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2022

Dua Ribu Dua Dua

  kurang dari 6jam lagi, Akan masuk ke 2023 Saat ini saya di depan laptop, di studio mini saya, sembari mendengarkan music Sebenarnya masih belum tau mau nulis apa hehehe Tepat setahun lalu, ketika akan memasuki 2022, saya ingin agar tahun 2022 menjadi tahun yang membuat saya happy, menjadi spesial, saya meraih sebuah pecapaian yang dasyaht, dll. Tapi setelah berlalu, ya ada happy nya, tapi juga begitu banyak sedihnya, Ya, sedih Tapi kemudian saya belajar bahwa segala sesuatu gak ada yang sia sia Semuanya adalah pelajaran.   Akhir akhir ini, saya sering bilang ke diri sendiri “NAH’ Iya, Nah. Nah adalah ungkapan untuk bersyukur, menerima, memahami, dan berdamai dengan keadaan versiku Kalau ada dapat sebuah pencapaian ya, Nah Kalau gagal ya, nah Gitu aja, Tahun dua nol dua tiga yang dimulai besok, saya ga ekspektasi apa apa sih, saya anggap sebagai hari yang baru untuk memulai berkarya, dan mencipta apa yang saya ingin bikin aja Sama seperti...

Pengamatan Seni Ventriloquism Di Indonesia

  Saya Adryan natha, saya menyukai seni ventriloquism,  dan ingin menjadi seorang ventriloquist pada awalnya saya selalu latihan di depan cermin setiap hari sambil menulis materi yang saya kira lucu, materi tersebut saya latih dan kemudian saya rekam. Selanjutnya saya upload di media sosial, tetapi ternyata responnya tidak sesuai yang saya harapkan. Saya lantas melakukan riset kecil kecilan dengan menonton berbagai pertunjukan ventriloquism di youtube. Saya mendapat kesimpulan bahwa ventriloquism adalah seni panggung, selayaknya seni panggung, pertunjukan ventriloquism akan lebih pas jika disajikan di depan penonton langsung. Asumsi saya seni ventriloquism sama seperti seni stand up comedy yang dilatih dengan dicoba di depan penonton langsung dalam acara openmic. Saya mencoba perform di openmic stand up indo bali, di daerah teuku umar Denpasar. Hasilnya lumayan oke, 80% materi komedi saya diterima dengan bagus, 20% sisanya berantakan karena grogi pertama kali nyoba...

Ekayana dan masalahnya (cerpen)

 Namaku Ekayana, biasa dipanggil Eka. Ya dalam namaku ada kata Kaya, tapi kehidupanku sangat sangat jauh dari itu. Ibuku jualan nasi dedpn rumah dan selalu sepi, ayahku kerja serabutan dan hasilnya tidak pasti. Aku juga sepulang sekolah bekerja di ladang tetangga untuk membantyu ekonomi keluarga Kalau dibilang tidak tahan, ya jelas tidak tahan. Tiap hari aku melihat teman temanku main hp, sepeda baru, ada yang punya computer, bahkan ada yang sudah dibelikan motor oleh orang tuanya. Jangankan aku, ayahku yang umurnya sudah 2kali lipat dari aku aja belum pernah naik motor. Alasan kami bertahan adalah karena kami tidak tau. Tidak tau harus apa. Tiap hari kami sudah berusaha, kerja keras, tapi hasilnya tidak seberapa. Tiap malam aku menangis, kenapa hidupku begini!. Aku sudah tidak pernah lagi berdoa sejak setaun terakhir. Tiap kali berdoa aku minta untuk kerja keras kami dibayar dengan sesuai. Tapi hingga kini kami masih melarat. Hutang ayahku sudah semakin banyak. Warung maka...

Rama si Pesulap (cerpen)

 Setiap pulang sekolah rama selalu mengunjungi toko sulap tua yang ada di dekat sekolahnya.  Cita citanya ingin menjadi pesulap hebat yang bisa terbang seprti idolanya David Copperfield.  Setiap hari Rama belajar trik baru, dan Rama juga merancang trik baru. kamar kost dipenuhi kartu remi, kain warna warni, payung, kipas, bahkan burung merpati putih dan kelinci. “Aku terkesima dengan trik rancanganmu Rama, trik itu bahkan bisa menipuku yang sudah belajar sulap lebih dari sepuluh tahun” kata Guru Rama yang juga penjaga toko sulap tua “Aku ingin menjadi Pesulap yang hebat master” kata Rama “Tujuan seni sulap adalah menghibur penonton. Pesulap yang hebat musti membuat pertunjukan dan menghibur penonton agar ia dipandang dan diakui sebagai pesulap yang hebat Rama. Kamu bisa membuat pertunjukan Sulap dan menampilka trik rancanganmu itu” Sepulang dari toko sulap, Rama kemudian memandangi poster poster show pesulap dunia. David copperfield, criss angel, david blane” dan ...

Dea Si Pelukis (Cerpen)

  Namanya Dea. Gadis cantik yang selalu dekat dengan warna.  Dea sangat senang melukis,  lukisan warna warni adalah gaya dan ciri khas lukisan dea.  Setiap kali dea menyelesaikan satu lukisan, Dea memandangi dan berdoa menjadi pelukis yang sukses, kemudian hatinya terbagi dua, satu sisi senang karena berhasil menyelesaikan karyanya, sisi lain sedih karena artinya dea harus membeli kanvas, cat dan peralatan lukisan lagi. semua alat alat itu dibeli dari uang tabungan dea hasil kerjanya di toko setiap sabtu dan minggu. Dea sebenarnya tidak didukung melukis oleh orang tuanya, bapaknya selallu marah tiap kali melihat dea melukis.  Karnanya pun dea selalu melukis pada tengah malam. Lukisannya biasa ia simpan di belakang lemari pakaian. Dea Sangat sayang dan bangga dengan semua hasil karya lukisannya dan suatu saat berharap bisa punya pameran sendiri Suatu ketika, saat pulang sekolah dea di dataangi ibu Desi, guru kesenian yang juga wali kelas Dea. Ibu Desi meminta...

Ventriloquist Unik Indonesia

 Adryan Natha kembali mempertunjukan Seni Ventriloquist dengan Puppet Figure barunya yaitu Pocong. karakter seorang yang sudah meninggal dihidupkan dalam panggung ventriloquist Adryan Natha. Adryan dan pocong sontak membuat penonton tertawa dengan pertanyaan dan jawaban bodoh dari obrolan orang hidup dan orang mati tersebut. karakter pocong ini dibuat langsung oleh adryan natha dengan bantuan seniman seniman topeng di bali. proses pembuatannya memakan waktu sekitar 2minggu guna mendapatkan hasil yang memuaskan. nantinya karakter pocong ini akan menjadi teman Adryan Natha diatas panggung untuk menyampaikan keresahan keresahannya seputar dunia kematian. ikuti update adryan natha di sosial medianya, silahkan klik link berikut ini : https://www.instagram.com/adryan_natha/?hl=id  https://www.tiktok.com/@div.ka?is_copy_url=1&is_from_webapp=v1