Langsung ke konten utama

DUALISTIK ANTAGONISTIK

 


Kata ini juga terdapat di buku Estetika Paradoks yang ditulis oleh Pak Prof Jakob.

Ini mirip dengan Rwa Bhineda yang populer di bali. Rwa Bhineda berarti dua yang berbeda yang sejatinya saling membutuhkan satu sama lain.

Untuk kita bisa merasakan terang kita harus tau giamana rasanya gelap.

Bagaimana mengenal dingin kalau belum mengalami panas

Baik dan buruk sejatinya diperlukan untuk menjaga keseimbangan. Bayangin jika semua orang dibumi ini laki laki. Ga akan berjalan dengan baik sih pasti. Dia pasti ga sadar kalo dia laki laki, kalau belum pernah liat perempuan.

Atau bayangin jika semua tangan di bumi ini adalah tangan kanan. Jadinya keduanya megang sendok dong, ga ada yang megang garpu.

Atau bayangin dunia ini siang aja trus ga ada malemnya. Ga enak juga kan.

Di bali ada sebuah upacara yang dikenal dengan nama “Somya” jadi ini berfungsi untuk menetralisir yang baik dan buruk agar seimbang.

Jadi bukan anti yang buruk, dan mengagung agungkan yang baik. Semuanya penting, semuanya berguna. hanya perlu diseimbangkan aja.

Segala sesuatu itu ada pasangannya, yaitu pasangan oposisioner. Dua pasangan kembar berbalikan itu saling mengadakan (eksistensi), saling menjelaskan, saling mengidentitaskan diri, saling membutuhkan dan saling melengkapi. Keberadaan itu senantiasa dua dalam hubungan relasional. Segala sesuatu diluar Yang Esa adalah pasangan Dualitas.





 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gak Ada yang Gak Berharga

Sesi kedua perkuliahan, Seperti kebanyakan manusia yang mesti kuliah di jam 3 sore, aku sangat mengantuk.   Sehabis makan siang masuk ke sebuah ruangan yang dingin membuat mataku semakin berat. Aku tidak tahu siapa yang akan mengajar hari ini, karena dalam sistem pendidikan di kampusku satu mata kuliah bisa diajar oleh dosen yang berbeda. “semoga dosen hari ini tidak membuat aku semakin mengantuk” harapanku dalam hati.   Sembari menunggu, masing masing mahasiswa telah menyiapkan peralatannya, ada yang menggunakan laptop, ipad, tab, dan lain sebagainya. aku biasanya menggunakan buku, buku catatan bersampul merah selalu menemaniku untuk mencatat setiap pelajaran dosen. Kadang juga buat corat coret kalau lagi gabut. wkwk Tak lama kemudian suara pintu terdengar, Mba Ubiet (begitu kami menyebutnya) masuk keruangan. Syukurnya kehadiran mba ubiet membuat suasana sore menjadi ceria, dengan gayanya yang aktif ketika menjelaskan dan mengajak mahasiswa juga turut aktif berpartisipasi dal...

Dinner, Cerpen Karya Adryan Natha

  Nama saya Anton Kepret Saya suka nongkrong dan bercanda canda. Gebetan saya namanya Dina juga sekua bercanda   ini pengalaman ngeDate yang tak terlupakan. Kami serig bercanda dengan jokes klasik “Kenapa ayam berkokok matanya merem?” Terus dijawab “AH karena sudah hafal textnya” Atau. “Kenapa Dinamakan Nasi Goreng?” Terus dijawab “Karena Dina Lapar”   Chat selalu seru dengan dina karena kami punya selera humor yang sama.   Suatu hari saya mengajak Dina candle light dinner Sekalian nyatain perasaan dengan nembak romantic di restoran uhuy Paginya saya booking tempat di restoran jepang   Sore hari saya jemput Dina Masuk ke rumah Dina, saya bertemu dan berkenalan dengan Orang Tuanya   Orang tuanya baik banget, tapi saya terlalu canggung Pengan buru buru pergi, biar gak banyak ngobrol basa basi   “Mau Jalan kemana nih” Kata mama Dina “Mu makan tante” Jawab Saya   “Lah kalau mau makan, disini aja. Tungg...

Follow, Cerpen karya Adryan Natha

  Follback ya! Atau Follow back ya!   Wkwkkw ini adalah perintah paling tidak penting di dunia sosial media   Kenapa?   Karena, orang memfollow sebuah akun itu karena konten akun tersebut menarik baginya, sehingga ia memutuskan untuk mengikuti   Entah karena edukatif, inspiratif, ataupun menghibur   Jadi kalau memfollow seseorang karena dipaksa untuk follback, ya ngapain?   Mengikuti sebuah akun yang kita ga suka Yang isinya gak jelas   Bahkan ada akun yang tidak post apapun, tapi followernya ribuan   Wkwkwk sudah dipastikan ini orang yang memaksa temen temennya untuk follback, dengan ancaman kalau enggak follback digosipin tukang selingkuh.   Tapi ada juga follow seseorang karena pertemanan, buukan karena konten. Sebenarnya ini tak harus terjadi sih Cuma segan aja, kalau tidak follow, digosipin orang sombong yang sok ngartis di sosmed.   Tapi ya ngapain follow akun yang tidak berfae...